Stories
Do'a dan Semangat Melawan LeukemiaDo'a dan Semangat Melawan Leukemia “Valyas Muxalminan Ni’am Aqsha Yaritsuna Ahmada” adalah nama lengkapku, panggil saja aku Aqsha. Aku lahir di Bandar Lampung 11 Oktober 1999, di bulan Oktober nanti ak... READMORE |
|
More in: Cerita |
Kalender Pendidikan
Kalender Akademik SIT Al-Furqon 2010/201PGIT / TKIT Juli 2010 12 - 30: Masa Orientasi Siswa Agustus 2010 6 : Gardening 17 : Libur HUT RI 16 - 31: Sanlat dan Silaturahmi Idul Fitri September 2010 1 - 9 : Libur Akhir Puasa 10 ... READMORE |
|
More in: Kalender Pendidikan |
Kurs Valuta Asing
Statistics
Members : 5Content : 335
Web Links : 140
Content View Hits : 801618
| MERAPI |
|
|
| Karya Ku | |
| Written by Muhammad Raznan Muyassar Tsaqif | |
| Friday, 23 June 2006 17:47 | |
|
MERAPI DARI HARI KE HARI
Saya pernah  ke Yogya dan menginap di Hotel Ibis Malioboro. Dari jendela kamar lantai 8 gunung Merapi warnanya hijau. Puncaknya abu-abu seperti pasir.
Di TV sekarang ada berita gunung Merapi yang paling aktif didunia. Ternyata Merapi lagi marah, dia memuntahkan lava pijar & awan panas. Lava pijar warnanya merah, awan panas seperti domba putih, orang Yogya bilang "Wedus Gembel".
Merapi marahnya tidak stop, pemerintah bilang kondisi siaga jadi awas. Penduduk disuruh pindah jauh-jauh. Ada yang sembunyi di Bunker. Karena tidak meletus penduduk pulang ke rumahnya lagi. Tetapi tanggal 27 Mei 2006 pagi Yogya kena gempa dahsyat. Nah gempa ini mempengaruhi aktivitas Merapi sehingga menghancurkan Geger Boyo (Kubah merapi seperti punggung buaya).
Tanggal 9 Juni 2006, selama 5 Jam mulai jam 15.00 - 20.00 wib Wedus Gembel datang lagi, malah buat kawah baru lebarnya 170m ke arah Klaten kawah Merapi jadi dua. Yang paling kasihan penduduk Klaten, sudah rumahnya hancur oleh gempa, mungkin kena muntah Merapi lagi. Wedus Gembel datang lagi tanggal 14 Juni 2006. Bungker sampe ketutup abu panas dan batu setinggi 3 meter. 2 orang yang sedang sembunyi meninggal. Hutan lindung Kali Adem hangus karena panas 500 derajat celcius. Orang pada batuk dan sakit mata.
Gunung merapi sebetulnya dijaga Mbah Petruk dan juru kunci Mbah Marijan. Â Orang yang mau naik merapi harus izin sama dia. Mbah Marijan ngadain upacara Tusuk Bumi untuk menjaga penduduk.
Kata Mami muntahan Merapi itu akan menyuburkan tanah nantinya. Jadi Merapi lebih banyak menguntungkan atau merugikan kita? atau akan memusnahkan kita seperti 1.000 tahun yang lalu. Ketika muntahan  Merapi mengubur Borobudur? Cuma Allah SWT yang Maha Tahu dan Berkuasa. (Red)
By.Raznan.M.T (kelas 3 Ustman Bin Affan)
|
|
| Last Updated on Thursday, 18 June 2009 13:24 |


