Kurs Valuta Asing
Statistics
Members : 5Content : 311
Web Links : 140
Content View Hits : 390376
| Abdurrahman al-Dhakhil Pahlawan Umawiyah yang Masih Tersisa |
|
|
| Siswa |
| Friday, 08 December 2006 15:57 |
|
Peralihan kuasa dari dinasti Umawiyah ke dinasti Abbasiyah dapat dikatakan sebagai penggalan episode duka dalam bentangan sejarah kekuasaan Islam. Setelah menggulingkan daulah Umawiyah yang telah berkuasa selama sembilan puluh tahun, pada 750 M orang-orang Abbasiyah mengeluarkan perintah mengikis habis orang-orang yang ada kaitannya dengan dinasti Umawiyah. Mata-mata pun disebar sampai ke pelosok negeri guna mencari jejak mereka. Hanya segelintir orang yang bebas dari tebasan pedang Abbasiyah. Jadi kalau kita sering melihat kisah berdarah-darahnya kekuasaan dinasti Han atau dinasti Ching dalam bebrapa cerita klasik
Di antara yang sedikit itu adalah pemuda yang berumur sembilan belas tahun. Dia adalah Abdurrahman bin Mu'awiyah bin Hisam bin Abdul Malik yang hidup pada 731-788 M yang lari dari Irak mengarungi gurun Syria menuju Palestina. Kemudian dia mengarungi gurun Sinai untuk sampai ke Mesir, lalu melewati beberapa wilayah Afrika menuju
Pada waktu itu
Pada sisi lain, orang asli Spanyol menanti-nanti saat yang tepat untuk melepaskan diri dari kungkungan mereka. Mereka silih berganti menduduki pemerintahan selama dua puluh tiga tahun sebelum munculnya Abdurrahman. Abdurrahman memasuki wilayah
Kemudian Abdurrahman mengembalikan perempuan itu kepada mereka. Dalam perjalanannya itu, beberapa utusan silih berganti mendatanginya guna memberitahu bahwa mereka siap membantunya karena mereka sudah sangat bosan selama bertahun-tahun berada dalam kondisi kekacauan seperti itu. Mereka memerlukan seorang penguasa yang diakui oleh semua pihak. Ketika barisan tentaranya dirasa sudah cukup banyak, Abdurrahman mulai merangkak menyerang Cordova. Dia berhasil menguasai
Saat Harun al-Rasyid memegang kendali pemerintahan di
Kekalahan Prancis membuat Abdurrahman al-Dhakhil sedikit merasa tenang. Selama beberapa tahun setelah itu, namanya tidak pernah terhapus dari daftar orang dengan posisi terhormat pada masa-masa pembenahan yang dilakukan oleh Abdurrahman al-Tsalis. Tatkala memasuki
Pada zamannya pula,
Tiga tahun sebelum meniggal dunia, Abdurrahman masih berusaha merampungkan proyeknya merenovasi masjid
Selain yang disebut di atas, Abdurrahman terkenal juga sebagai seorang penyair dan orator yang sangat baik, meskipun sejarah menyebutkan bahwa dia adalah pemuda terusirâyang dengan ketegaran dan kemauan kerasâtelah berhasil membagun kembali daulah Umawiyah kedua yang masih bertahan hingga tahun 1031 M. Selain itu, Abdurrahman juga terbukti mampu mengatasi serangan dari dua kutub besar: kekuatan Timur dan Barat, yakni kekuatan Harun al-Rasyid dan Charlemagne. Dia juga berhasil menanggulangi berbagai pergolakan dan permusuhan yang hampirâkalau tidak masuk ke
|
| Last Updated on Friday, 08 December 2006 15:59 |


