Kurs Valuta Asing

Konversi 

ke

  

Statistics

Members : 5
Content : 335
Web Links : 140
Content View Hits : 801694
"Peer Pressure" Bisa Juga Positif Print E-mail
Guru
Saturday, 08 April 2006 17:57

 

Apakah ada bukti “Peer Pressure” di kelas?

Bagaimana bentuk “Peer Pressure”

Kapan “Peer Pressure” berdampak negatif?

“Peer Pressure” adalah tekanan sosial dari sebuah kelompok masyarakat, yang mengharuskan seseorang untuk bertindak dan berpikiran dengan cara tertentu, agar dia dapat diterima oleh kelompok masyarakat tersebut. Sebagai contoh: Seorang siswa pria merasa malu jika dia harus mengendarai sepeda motor tipe lama sedangkan teman-temannya mempunyai sepeda motor tipe terbaru. Bagi dia,untuk diterima oleh teman-temannya, dia juga harus mempunyai sepeda motor tipe terbaru tersebut. “Peer Pressure” sangat sering terjadi pada kalangan remaja. Walaupun dampaknya banyak yang negatif, tetapi “Peer Pressure” juga bisa mempunyai dampak yang positif. Berikut ini adalah cara-cara untuk membuat “Peer Pressure” menjadi sesuatu yang positif:  

  1. Definisikan bersama siswa anda 

Tulis arti gamblang “Peer Pressure” di papan tulis. Berikan contoh yang anda ketahui. Berikan kesempatan bagi siswa-siswa anda untuk memberikan contoh-contoh yang pernah mereka alami sendiri.

  1. Diskusikan bersama siswa anda

Tulis pertanyaan dibawah, dan minta siswa anda untuk mendiskusikan jawabannya. Tekankan bahwa semua jawaban dapat diterima, dan semua siswa tidak diperkenankan untuk mentertawai jawaban yang diberikan oleh teman-temannya. Pertanyaan-pertanyaannya adalah:

    • Apakah ada bukti “Peer Pressure” di kelas? Kemungkinan jawaban adalah cara berpakaian siswa, gaya rambut siswa, dan lain-lain.  
    • Bagaimana bentuk “Peer Pressure” yang nyata jika ada seorang siswa yang tidak bertindak atau berpikiran yang sesuai dengan siswa-siswa yang lain? Kemungkinan jawaban adalah menertawakan, menyisihkan dari pergaulan, menggosip, dan lain-lain.  
    • Kapan “Peer Pressure” berdampak negatif? Kemungkinan jawaban adalah memaksa seorang siswa untuk melakukan perbuatan yang tidak terpuji hanya untuk bisa diterima oleh suatu kelompok. Selain itu “Peer Pressure” juga menciptakan situasi “Kita Versus Mereka”, yang dapat memicu pertentangan antar kelompok.  
    • Kapan “Peer Pressure” berdampak positif? Kemungkinan jawaban adalah persaingan secara sehat dalam olahraga, akademis, dan lain-lain.
  1. Buatlah Kesimpulan 

Berdasarkan diskusi yang telah anda lakukan bersama siswa, buatlah kesimpulan dengan melengkapi kalimat-kalimat berikut. Tulis kalimat tersebut dan jawaban siswa di papan tulis.

    • “Peer Pressure” berdampak positif jika…  
    • “Peer Pressure” berdampak negatif jika… 
  1. Praktekkan 

Praktekkan semua yang telah anda diskusikan dengan menyatakan kelas anda sebagai Zone “Peer Pressure” yang POSITIF. Di dalam kelas, anda selalu memperhatikan keberadaan “Peer Pressure” baik yang positif maupun yang negatif. Ketika anda melihat contoh “Peer Pressure” yang positif, berilah hadiah kepada siswa yang melakukannya (Bentuk hadiah terserah anda, bisa berupa benda, maupun pujian). Doronglah siswa-siswa anda untuk menjadi bagian dari proses ini dengan turut serta memperhatikan contoh “Peer Pressure” yang positif di dalam kelas maupun di luar kelas. 

Pengirim:Dayan |Email: - | This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

modivif by wrm 8 April 2006

Last Updated on Saturday, 08 April 2006 18:06
 
We have 5 guests online

Parent Articles

Istighfar dan Taubat sebagai pembuka pintu rizki Sebagian besar orang menyangka bahwa istighfar dan taubat hanyalah cukup dengan lisan semata. Sebagian ... READMORE

More in: Orang Tua

Teacher Articles

Created By. Mukarrom, M.Pd.I Seperti biasanya, setiap subuh selalu ada tausiyah agama yang disampaikan oleh ustadz-ustadz di sebuah stasiun televisi swasta, ... READMORE

More in: Guru

Extrakurikuler

Setelah mengikuti English Spelling Contest di IGM, kali ini siswa siswi SDIT Alfurqon ikutan English Written Competition yang diadakan oleh ... READMORE

More in: Extrakurikuler