Kurs Valuta Asing

Konversi 

ke

  

Statistics

Members : 5
Content : 335
Web Links : 140
Content View Hits : 801718
Membuat Batasan kepada Murid yang Aman Print E-mail
Guru
Wednesday, 07 June 2006 21:29

 

Ada kalanya seorang guru perlu membuat aturan-aturan yang intinya mengajari siswa supaya dapat belajar disiplin. Masalah kadang kerap timbul apabila batasan-batasan tersebut diterapkan kepada siswa yang memiliki kepribadian berbeda dengan teman sebayanya. Berbeda disini maksudnya memiliki perilaku yang lebih sulit dibina dibanding anak-anak lainnya. 

Berikut beberapa saran bagi para guru supaya aturan-aturan yang dibuat dapat diterapkan pada siswa dengan mengurangi timbulnya masalah.

 Ã‚ Â Â  1.     Buatlah aturan seminim mungkin.  

Aturan yang hendak dibuat hendaknya jelas dan langsung. Sehingga siswa langsung mengetahui mana batasan mereka. Jelaskan kepada mereka konsekuensi dari aturan tersebut, baik positif maupun negatif. Berikan hadiah, pujian atau simpati kepada mereka yang mematuhinya. Sedang bagi yang tidak, berikan hukuman yang yang dapat memotivasi kedisiplinan mereka.

2.     Beri hadiah atau hukuman yang masuk akal.  

Terangkan dengan sejelas-jelasnya kewajiban apa yang harus siswa kerjakan. Berikan pengertian kepada siswa yang bermasalah secara efektif. Jelaskan bahwa mereka adalah pemegang kendali atas kemampuan dan prilakunya masing-masing. Di akhir tugas, jelaskan bahwa dengan mengerjakan tugas tepat pada waktunya, biarpun terpaksa, toh akhirnya mereka juga dapat melakukan aktifitas lainnya yang disukai. Jadi mengerjakan tugas bukan penghalang untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan lainnya.

3.     Banyaklah berkomunikasi dengan siswa  

Selalu komunikasikan dengan siswa secara baik-baik segala hal yang ingin diterapkan kepada mereka. Berikan penjelasan dari sudut pandang sebagai seorang guru dan terangkan perkembangan apa saja yang telah diraih oleh setiap siswa. Walaupun efeknya tidak langsung terlihat, namun apabila dibiasakan siswa akan merasa tergerak untuk melakukan kewajiban mereka.

4.     Bekerja sama dengan para siswa.  

Walaupun aturan sudah dibuat dan siswa harus melaksanakannya, bukan berarti mereka tidak dapat diajak kerja sama. Berikan kepada mereka secara rutin : jadwal pembelajaran, lembaran tugas harian, dan daftar aturan serta konsekuensinya. Bantuan ini dapat dijadikan referensi bagi siswa untuk melakukan kewajiban dengan baik.

5.     Bersikap dan berpikir positif.  

Sekeras apapun disiplin yang dibuat, tidak berarti berupa pemaksaan atau kekerasan kepada murid. Berikan kepada siswa pilihan. Jadikan hal tersebut topik dari segala komunikasi dengan siswa. Pada siswa yang selalu terlambat mengerjakan tugas, misalnya, beri pilihan untuk berusaha lebih keras lagi atau akan kehilangan jatah waktu istirahatnya. Biasanya pendekatan ini akan membuat siswa menjadi termotivasi sendiri.

6.     Pendekatan kepada siswa yang bermasalah.  

Apabila ingin memberikan pengertian kepada siswa yang sering lalai atau bermasalah, gunakan pendekatan yang tidak mencolok perhatian siswa lainnya. Apabila tidak dapat berbicara langsung pada ruangan tersendiri, alihkan perhatian siswa lainnya dengan memberikan pekerjaan ringan. Ajaklah berdiskusi, karena mungkin faktor kelalaian mereka bisa berupa stress atau tekanan akademis yang terlalu berat. Bisa juga karena mereka memiliki energi yang berlebih sehingga susah untuk berkonsentrasi cukup lama pada satu mata pelajaran. Bantulah mereka untuk mengatasi masalah tersebut.

- Dirangkum dari Setting the Limits, www.teachervision.fen.com

Last Updated on Wednesday, 07 June 2006 21:35
 
We have 5 guests online

Parent Articles

Istighfar dan Taubat sebagai pembuka pintu rizki Sebagian besar orang menyangka bahwa istighfar dan taubat hanyalah cukup dengan lisan semata. Sebagian ... READMORE

More in: Orang Tua

Teacher Articles

Created By. Mukarrom, M.Pd.I Seperti biasanya, setiap subuh selalu ada tausiyah agama yang disampaikan oleh ustadz-ustadz di sebuah stasiun televisi swasta, ... READMORE

More in: Guru

Extrakurikuler

Setelah mengikuti English Spelling Contest di IGM, kali ini siswa siswi SDIT Alfurqon ikutan English Written Competition yang diadakan oleh ... READMORE

More in: Extrakurikuler